Jum'at, 27 April 2012 13:25:54 WIB
Reporter :
Rahardi Soekarno J.
Surabaya (beritajatim.com)
- Menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Komite
Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jatim di Hotel Utami Sidoarjo, 27-29
April 2012, aroma dukung mendukung calon ketua mulai bermunculan.
Setelah Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan
Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Jatim menyatakan dukungannya kepada calon
ketua KNPI Jatim Blegur Prijanggono kemarin. Pada Jumat (27/4/2012) hari
ini, dukungan ke Blegur mengalir kembali dari Pemuda Panca Marga (PPM)
Jatim.
"Kami meluncurkan kader terbaik PPM Jatim Blegur Prijanggono sebagai
calon ketua KNPI Jatim. Dia cucunya veteran," kata Ketua PPM Jatim
Endang Sulastuty kepada wartawan di kantornya, Gedung Juang 45, Jumat
(27/4/2012).
Dia mengatakan, kebanggaan bagi PPM Jatim untuk bisa mengusung kader
terbaiknya. "Kami akan all out mendukung saudara Blegur. Kami akan
kerahkan kekuatan untuk mendulang suara dalam pencalonan Ketua KNPI
Jatim," ujarnya.
Sekretaris PPM Jatim Meulila Oesman menambahkan, Blegur telah
mengantongi restu dari Ketua DPD Partai Golkar (PG) Jatim Martono.
Pasalnya, selain Blegur yang merupakan kader PG Surabaya, Ketua DPD AMPI
Jatim sekaligus Wakil Sekretaris DPD PG Surabaya Pranaya Yudha juga
ikut pencalonan KNPI Jatim. "Saya pernah dengar sendiri Pak Martono
bilang 'Saya dukung Blegur'. Beliau konsisten untuk itu," tegasnya.
Blegur sendiri yang juga Bendahara PPM Jatim dan Ketua F-PG DPRD Kota
Surabaya mengklaim dirinya telah memperoleh 54 suara dari total 82
suara yang diperebutkan. 54 suara yang dibuktikan secara tertulis itu
dari 24 DPD II KNPI dan puluhan OKP. Di antaranya adalah PPM, GM FKPPI,
HIPMI, Pemuda Pancasila, Gema MKGR, Baladhika Karya, KBPPP, Garda Merah
Putih, Gerakan Pemuda Pembangunan Indonesia (GPPI).
"Total 54 suara itu riil dukungan tertulis yang diteken ketua dan
sekretaris. Untuk maju calon ketua kan butuh persyaratan harus memenuhi
20 persen total suara," imbuhnya.
Blegur akan belajar dari kepengurusan lama dan berjanji lebih
komunikasi dengan DPD II agar bisa lebih baik. "KNPI itu murni
organisasi kepemudaan, saya akan berjanji melepas kepentingan politik di
KNPI Jatim. Jadi tanpa embel-embel politik," tuturnya.
Dalam Musprov KNPI Jatim, ada 82 pemilik suara yang berhak memilih
ketua. Rinciannya terdiri dari 38 DPD KNPI di Jatim, 42 Organisasi
Kepemudaan, dan masing-masing satu suara dari seorang demisioner ketua
lama serta seorang Majelis Pemuda Indonesia.
Calon ketua yang maju dalam Musprov KNPI Jatim adalah Blegur
Prijanggono, Kemas (Ketua KNPI Surabaya) dan Pranaya Yudha (Ketua DPD
AMPI Jatim). [tok/kun]
Pemuda Panca Marga adalah Organisasi kemasyarakatan Pemuda yang bersifat kekeluargaan dan merupakan wadah berhimpun bagi Putera-Puteri Veteran Republik Indonesia beserta keturunannya yang memiliki hubungan kesejarahan, aspirasi, dan koordinasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia dan merupakan bagian dari Keluarga Besar TNI / Polri ( macabppm.ponorogo@gmail.com )
Minggu, 29 April 2012
DANDIM 0809 KEDIRI HADIRI PELANTIKAN PIMPINAN CABANG PEMUDA PANCA MARGA KABUPATEN/KOTA KEDIRI MASA BAKTI 2011-2015 DI GD. SETYO SANTOSO MAKODIM 0809
KOREM 082-CPYJ --Suasana keakraban terlihat di ruang
Gedung Setyo Santoso Makodim 0809 Kediri antara keluarga besar TNI
Pemuda Panca Marga (PPM) dengan Kodim 0809 beserta tokoh kepemudaan
lainnya di wilayah Kediri pada tanggal 29 Januari 2012 acara pelantikan
Pimpinan cabang Pemuda Panca Marga Kabupaten/Kota Kediri masa bakti
2011-2015
Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Bambang
Sudarmanto, S.Sos, MM selaku pembina organisasi pemuda panca marga
Kabupaten/Kota Kediri mendukung kegiatan konsolidasi anggota organisasi
PPM dan menyaksikan pelantikan pimpinan cabang PPM Kabupaten/Kota
Kediri masa bakti 2011-2015 Drs. Muchin, M.Pd yang dilantik oleh
Ketua PD PPM Jawa Timur Dra. Endang Sulyastuti yang disaksikan oleh para
undangan dari tokoh pemuda wilayah Kabupaten/Kota Kediri.
Pada sambutan Dandim 0809 Kediri
menekankan kepada Anggota PPM cab. Kabupaten/Kota Kediri sebagai
komponen cadangan bangsa dalam pertahanan negara harus menjadi lebih
aktif dalam mendukung pembangunan dan keutuhan wilayah NKRI yang akan
datang bersama-sama TNI dan komponen bangsa lainnya khususnya di
wilayah Kabupaten/Kota Kediri.
Sabtu, 28 Januari 2012
LVRI Mojokerto Peringati HUT ke-55
Selasa, 03 Januari 2012 - 00:00 >> MOJOKERTO.GO.ID
Bertempat di Gedung LVRI Kota Mojokerto, digelar peringatan HUT
Ke- 55 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), yang dihadiri Wakil
Walikota Mojokerto Drs. H. Mas’ud Yunus, Selasa (3/2). Hadir pula dalam
peringatan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kota Mojokerto Joko Afrianto
dan dari Fraksi Golkar DPRD Kota Mojokerto Hardyah Santi, SE, Forpimda,
Kepala Dinas Sosial Kota dan Kabupaten Mojokerto, para Pensiunan Legiun
Veteran Kota dan Kabupaten, serta Pemuda Panca Marga Mojokerto.
Ketua
LVRI Cabang Mojokerto, Mayor Purnawirawan Budiono membacakan sambutan
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran RI Rais Abin pada
Peringatan HUT Ke- 55 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). HUT Ke-
54 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tahun 2011 kali ini
mengangkat tema “Dengan semangat rela berkorban kita bangun Bangsa
Indonesia berkarakter Kesatria, dengan tujuan LVRI dalam segala sikap
dan perilakunya selalu menjadikan panutan dengan menampilkan teladan
yang baik bagi generasi muda dan masyarakat pada umunnya,” katanya.
Dijelaskannya,
tema tersebut diambil karena sekarang ini bangsa Indonesia sepertinya
telah kehilangan para pemimpin yang bersifat kesatria sehingga korupsi
dari ketidak adilan merajalela disamping kemiskinan yang tidak kunjung
dapat diatasi. “Sikap para veteran tetap sebagai “Pejuang dan Pembela”
Bangsa dan Negara sesuai kode etik “Panca Marga” yang harus dijunjung
tinggi,” katanya.
Lebih lanjut dibacakannya,
bahwa sesuai dengan AD/ ART LVRI akan menyelenggarakan Kongres LVRI.
Kongres yang ke X, kali ini akan berlangsung dapam pertengahan tahun
2012 di Jakarta. Untuk itu perlu dipersiapkan segala sesuatu secara
akurat dan terperinci. Dalam kongres tersebut, juga akan diadakan
pemilihan Ketua Umum dan pengurus baru DPP LVRI untuk masa kerja 5
tahun yang akan datang.
Dalam menatap masa
depan, dikatakannya, Legiun Veteran RI akan senantiasa memperjuangkan
kejayaan bangsa dan Negara dengan Pemerintah yang bersih dan berwibawa,
serta Veterannya yang bermanfaat dan sejahtera.
Sementara
itu Wawali Drs. H. Mas’ud Yunus, mengatakan perjuangan RI telah
tercapai sejak tahun 1945. Tugas saat ini adalah melanjutkan perjuangan
untuk mewujudkan Indonesia merdeka. “Merdeka dalam arti seutuhnya, baik
merdeka secara politik, ekonomi, sosial budaya,” katanya.
Lebih
lanjut Wawali mengatakan saat ini secara politis Indonesia sudah
merdeka. “Tapi secara ekonomi, sosial, budaya apakah sudah merdeka.
Inilah yang menjadi tugas generasi muda. Untuk itu, butuh upaya serius
nyata dalam bentuk bangunan agar bisa menjadi bangsa yang bermartabat,
dan melanjutkan cita-cita pembangunan,” jelasnya.
Menurutnya,
semangat nasionalisme saat ini mulai luntur. “Sejak tidak ada pelajaran
P4, PMP, dan budi pekerti. Takutnya kita akan jadi seperti penjajah.
Kita berharap kita bisa menjadi bangsa yang berkarakter, yang muncul
dari nilai budaya bangsa, dengan pilar kebangsaaan yaitu Pancasila, UUD
’45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI,” paparnya. (Rr - Humas)
Jumat, 09 Desember 2011
ACARA MUNAS VIII PPM TAHUN 2011 DI MEDAN
Foto Kenangan Bersama Ketua Umum PPM Periode 2011 - 2015 terpilih Bung H. Abraham Lunggana SH dan Ketua Markas Daerah PPM Jawa Timur Endang Sulastuti di arena Munas VIII PPM yang dilaksanakan di Hotel Emerald Garden Medan Sumatera Utara Tanggal 29 Nopember 2011 s.d 1 Desember 2011, baca selanjutnya......
Sholich Dilantik Ketua PPM Lamongan
Lamongan (beritakota.net) – Pelantikan organisasi kepengurusan
Pemuda Panca Marga (PPM) periode 2011-2015 berlangsung di Pendopo
Lokatantra, Kabupaten Lamongan, kemarin (15/9). Berdasarkan keputusan
pimpinan daerah PPM Jawa Timur Achmad Sholich akhirnya terpilih menjadi
ketua markas cabang PPM Lamongan menggantikan Basuki yang sebelumnya
telah menjabat pada periode 2006-2010.
Berdasarkan surat keputusan pimpinan daerah PPM Jawa Timur nomor SKEP.09.B/MUSCAB/PD.PPM/JT/IX/2011, tanggal 15 September menetapkan Achmad Sholich sebagai ketua pimpinan cabang PPM Kabupaten Lamongan pada periode 2011-2015. Selanjutnya, sebagai wakil ketua dipercayakan kepada Chabib, sekretaris Rachmad Afif Suhardian dan bendahara Debby Kurniawan. Komposisi serta personalia tersebut dilantik oleh Meulila Osman pimpinan daerah PPM Jawa Timur.
Dalam sambutannya dia mengatakan, masih banyak yang bisa dikerjakan untuk membangun bangsa ini dan Lamongan pada khususnya. “Setelah ini segera lakukan rapat pengurus untuk melakukan upaya serta langkah-langkah konsolidasi. Sehingga PPM menjadi organisasi yang selalu proaktif menyikapi masalah bangsa dan juga daerah. Juga lakukan koordinasi kepada pendahulu kita untuk menarik benang merah dan menjaga hubungan baik antara TNI-POLRI,” himbau dia.
Bupati Lamongan Fadeli mengucapkankan selamat atas terpilihnya komposisi serta personalia PPM Lamongan yang baru. Dia berpesan agar mereka bisa menjadi pengurus yang baik dan tidak ngawur. “Jangan bertanya apa yang negara berikan tetapi apa yang bisa kamu berikan kepada negara. Jangan pula sampai habis dilantik terus tidur,” tandasnya. Hadir pada kesempatan tersebut jajaran Muspida dan jajaran kepengurusan PPM Lamongan yang baru maupun yang lama. (hms/brt)
Berdasarkan surat keputusan pimpinan daerah PPM Jawa Timur nomor SKEP.09.B/MUSCAB/PD.PPM/JT/IX/2011, tanggal 15 September menetapkan Achmad Sholich sebagai ketua pimpinan cabang PPM Kabupaten Lamongan pada periode 2011-2015. Selanjutnya, sebagai wakil ketua dipercayakan kepada Chabib, sekretaris Rachmad Afif Suhardian dan bendahara Debby Kurniawan. Komposisi serta personalia tersebut dilantik oleh Meulila Osman pimpinan daerah PPM Jawa Timur.
Dalam sambutannya dia mengatakan, masih banyak yang bisa dikerjakan untuk membangun bangsa ini dan Lamongan pada khususnya. “Setelah ini segera lakukan rapat pengurus untuk melakukan upaya serta langkah-langkah konsolidasi. Sehingga PPM menjadi organisasi yang selalu proaktif menyikapi masalah bangsa dan juga daerah. Juga lakukan koordinasi kepada pendahulu kita untuk menarik benang merah dan menjaga hubungan baik antara TNI-POLRI,” himbau dia.
Bupati Lamongan Fadeli mengucapkankan selamat atas terpilihnya komposisi serta personalia PPM Lamongan yang baru. Dia berpesan agar mereka bisa menjadi pengurus yang baik dan tidak ngawur. “Jangan bertanya apa yang negara berikan tetapi apa yang bisa kamu berikan kepada negara. Jangan pula sampai habis dilantik terus tidur,” tandasnya. Hadir pada kesempatan tersebut jajaran Muspida dan jajaran kepengurusan PPM Lamongan yang baru maupun yang lama. (hms/brt)
Selasa, 23 November 2010
Srikandi Partai Golkar Akan Gebrak PPM Jawa Timur

Surabaya (jurnalberita.com) - Selama hampir satu dekade Pemuda Panca Marga (PPM) Jawa Timur tenggelam di dalam mimpi indahnya, kini organisasi putra-putri keluarga veteran ini mulai bangun merevitalisasi diri. Dengan menggebrak semangat anggotanya yang ‘Tanhana Dharma Mangruwa’, tiada pengabdian mendua.
“Saya akan mulai menggebrak PPM Jawa Timur. Dan langkah revitalisasinya diawali dengan konsolidasi dan kadersasi yang sifatnya terbuka. PPM Jawa Timur kini terbuka untuk umum, khususnya keluarga veteran. Jadi, anak, cucu dan cicit kaum veteran akan direkrut agar tali silaturahim tidak putus begitu saja,” tegas Drs. Ec. Hajjah Endang Sulastuty kepada wartawan, Rabu (27/10).
Endang Sulastuty, yang dikenal srikandinya fraksi Partai Golkar yang trengginas itu, adalah langkah tepat jika dia menggebrak PPM Jawa Timur yang terlanjur jadi ‘sleeping partner’ nya organisasi setara dan beberapa partai yang memanfaatkannya.
Sosok Endang yang diamanahi menjabat sebagai Ketua PPM Jawa Timur periode 2010-2015 ini makin getol saja menggedor mentalitas anggota PPM. Ia menyebut, akan menghidupkan kembali pasukan Yudha Putra, sambil melaksanakan konsolidasi dan kaderisasi.
“Khusus konsolidasi, pengurus cabang seluruh Jatim akan diadakan Muscab PPM di kabupaten dan kota. Diharapkan tuntas dalam waktu satu semester,” jelas Endang Sulastuty yang alumnus FE Universitas Airlangga Surabaya.
Menurut Bendahara Fraksi Partai Golkar di DPRD Jawa Timur ini, proses musyawarah merupakan hal yang wajar di tubuh PPM. Oleh sebab itu, kader dan simpatisan yang berkualitas diharapkan mau mengabdi dengan bekerja keras memajukan PPM. “Pasca muscab akan diajak dalam kerangka konsolidasi akbar yang disebut Munas PPM di Jakarta pada bulan Maret-April 2011,” tegas Sang Srikandi, di ruang fraksi PG Jawa Timur.
Dikatakan Endang yang juga mantan Ketua Parfi Jawa Timur ini, bahwa keberadaan PPM Jawa Timur akan dikembalikan kepada tatanan nilai yang sudah dibakukan oleh para senior, yaitu tradisi dan AD/ART-nya PPM. “Termasuk soal revitalisasi di bidang tenaga kerja dan peningkatan potensinya. Untuk ini, saya akan libatkan berbagai badan usaha untuk para anggota dan kader,” ungkapnya.
Baru pertama kalinya PPM Jawa Timur dipimpin seorang wanita. Nama PPM Jawa Timur disegani dan dihormati banyak orang, pada saat kepemimpinan H. Zainal Arifin, putra almarhum H. Kusnan mantan Bupati Pacitan. Sedangkan di Surabaya, PPM dimotori oleh Drs. H. Yusuf Husni, Apt. yang belakangan popular dipanggil Cak Ucup. PPM agak terseok-seok saat kepemimpinan Dr. H. Dossy Iskandar, SH selama dua periode. Dossy yang juga ketua partai Hanura Jawa Timur itu, menjadikan potensi PPM Jawa Timur tidak berafiliasi satu keteduhan di bawah pohon Beringin yang sebagaimana di masa sebelum reformasi.
Kini giliran Endang ‘srikandi’ Sulastuty yang harus ketiban sampur menanggung beban berat sejarah buruk PPM. Namun berkat ketangguhannya, dibantu H. Melila Usman selaku Sekretaris dan Blegur sebagai Bendahara, dua tokoh pengurus harian yang dikenal ringan tangan dan sistematik dalam bekerja keras ini, Ia yakin mampu mengemban tugas berat itu.
Tak tinggal diam pula, tambah Endang, peran serta Zainal Arifin sebagai ketua penasehat PPM Jawa Timur. Dia orang yang sangat menjunjung tinggi nama besar PPM. “Mas Zainal akan terus membantu dan menasehati. Beliau orangnya peka, sehingga tanpa dimintapun akan selalu urun rembug,” pungkas Endang. (jb5/jb1)
Rabu, 08 Juli 2009
HASIL RAPIMNAS PPM TAHUN 2009
POKOK – POKOK PIKIRAN
HASIL
RAPAT PIMPINAN NASIONAL
PEMUDA PANCA MARGA TAHUN 2009
RAPAT PIMPINAN NASIONAL
PEMUDA PANCA MARGA TAHUN 2009
“Mencari Figur Pemimpin Nasional Untuk Mensejahterakan Rakyat dan Keutuhan NKRI”
HOTEL MERCURE CONVENTION CENTER
ANCOL, JAKARTA 22-24 JUNI 2009
POKOK-POKOK PIKIRAN PPM PADA RAPIMNAS THN. 2009
I. Pendahuluan
PPM yang merupakan bagian dari komponen bangsa khususnya pengemban amanat genetik para pejuang 45. Pinaha Baladika dan Dharma Pusaka 45 memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melestarikan JSN 45. Bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi peristiwa politik nasional yaitu yaitu akan memilih pemimpinnya pada Pilpres 8 Juli 2009 adalah bagian tanggung jawab Pemuda Panca Marga.
PPM sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan komponen lainnya secara organisatoris, hubungan erat dengan sesama, kebatinan yang akrab, damai dan saling menghormati, maka dalam Rapimnas tahun 2009 kali ini PPM ingin menyampaikan sumbangsih, pemikiran melalui urun rembuk dengan menyimak berbagai masalah dari seluruh daerah propinsi yang memiliki karakteristik dan ciri masing-masing yaitu pokok-pokok pikiran PPM menghadapi Pilpres tahun 2009.
REKOMENDASI INTERNAL
1. Kepada segenap jajaran Pengurus dan Anggota Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia yang berjumlah kurang lebih 22 juta orang diminta untuk melakukan konsolidasi, berperan secara aktif dalam rangka menyukseskan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang akan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2009.
2. Memerintahkan seluruh Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga di tingkat Provinsi serta Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk segera melaksanakan Musyawarah Daerah/Cabang untuk memilih Kepengurusan yang baru jika masa kepengurusan saat ini telah berakhir demi menjaga kesinambungan dan dinamisasi organisasi.
3. Meminta seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk mempergunakan hak pilihnya dengan benar dan cerdas dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 8 Juli 2009.
4. Meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan komunikasi dan konsolidasi untuk selelu menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan komunikasi dan konsolidasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia, Keluarga Besar Tentara (KBT) dan stakeholders lainnya, serta tidak terprofokasi oleh kondisi dan situasi yang tidak menguntungkan serta dapat berpotensi merusak citra dan nama baik Pemuda Panca Marga.
5. Menghimbau seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk senantiasa melanjutkan serta mengobarkan semangat nasionalisme dan patriotisme sebagai spirit dalam semua lapangan pengabdian kepada bangsa dan negara sesuai dengan kahlian dan kemampuan masing-masing dengan tetap mempertahankan tiga pilar sebagai harga mati, yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan KNRI.
6. Mendesak seluruh pengurus Pemuda Panca Marga baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan pengkaderan dalam rangka regenerasi kepemimpinan untuk kesinambungan maupun peningkatan kualitas dan daya saing Pemuda Panca Marga baik tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional.
7. Meminta jajaran Dewan Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga untuk membenahi administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan roda organisasi dalam bentuk peraturan organisasi, petunjuk pelaksanaan dll sebagai acuan bagi Dewan Pengurus Daerah sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
8. Mengharapkan seluruh jajaran Pengurus Pemuda Panca Marga di seluruh Indoensia untuk melakukan terobosan-terobosan dan inovasi dalam rangka mengembangkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk kesejahteraan seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga.
9. Meminta seluruh jajaran pengurus Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi dan hal-hal positif yang telah diraih serta memperbaiki kekurangan-kekurangan yang masih terjadi.
REKOMENDASI EKSTERNAL
I. BIDANG POLITIK
a. Mendesak elit politik dan pemimpin bangsa agar benar-benar menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi, golongan/partai serta mengedepankan moral etis dalam bertindak dan berkiprah.
b. Meminta elit politik dan pemimpin bangsa untuk menata sistem politik yang lebih berorientasi kepada demokrasi Pancasila.
c. Meminta elit politik dan pemimpin pemerintahan baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan penataan kelembagaan penyelenggaraan negara dalam rangka efisiensi dan efektifitas serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan politik.
d. Mendesak pemerintah untuk mengupayakan sistem Pemilu yang sederhana dengan membenahi sistem administrasi kependudukan sehingga kelemahan-kelemahan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu 2009 tidak akan terulang lagi dalam penyelenggaraan Pemilu berikutnya.
e. Mendesak pengambil keputusan untuk merevisi Undang-undang Pemerintahan Daerah yang menjamin keutuhan NKRI.
II. BIDANG EKONOMI
a. Mendesak Pemerintah agar lebih fokus dalam menggali potensi ekonomi dari sektor kelautan yang menyimpan potensi ekonomi yang belum mampu digali dan dikembangkan secara optimal untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
b. Meminta Pemerintah lebih serius membela serta mengembangkan Sektor UMKM yang merupakan jelmaan dari gerakan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran kredit dengan syarat-syarat yang lebih ringan.
c. Mendesak Pemerintah segera membentuk Bank Pertanian untuk mendorong capaian dan peningkatan pembiayaan sektor pertanian yang masih merupakan mata pencaharian sebahagian besar penduduk Indonesia.
III. BIDANG PERTAHANAN
a. Mendesak Pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran pertahanan termasuk anggaran pengadaan dan pemeliharaan alutsista serta peningkatan kesejahteraan personil TNI sebagai bagian terpenting dalam menjaga kedaulatan, keutuhan dan martabat bangsa.
b. Meminta Pemerintah untuk memberikan perhatian serius dalam rangka pengamanan wilayah perbatasan dan pulau-pulau terdepan NKRI yang berbatasan langsung dengan negara lain sebagai serambi depan negara bukan sebagai halaman belakang.
c. Mendesak Pemerintah untuk melakukan terobosan-terobosan yang cerdas dan tegas dalam penyelesaian masalah Ambalat dengan pihak Malaysia dengan suatu prinsip dasar bahwa Ambalat merupakan bagian wilayah Republik Indonesia sebagai harga mati walaupun harus diupayakan dengan cara perang sekalipun.
d. Meminta dukungan pemerintah untuk inisiatif Pemuda Panca Marga dalam membentuk pasukan lintas batas di wilayah-wilayah perbatasan dengan negara lain.
IV. BIDANG KETENAGAKERJAAN
a. Mendesak Pemerintah meningkatkan advokasi dan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri sehingga kejadian-kejadian memilukan yang menimpa tenaga kerja Indonesia di luar negeri dapat diatasi.
b. Mendesak Pemerintah untuk mengupayakan peningkatan penyediaan lapangan kerja dalam rangka menyerap pengangguran terbuka yang semakin meningkat.
c. Meminta Pemerintah melakukan upaya-upaya strategis dalam rangka membenahi iklim investasi untuk mendorong pertumbuhan sektor riil yang berujung pada meluasnya kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha.
V. BIDANG LINGKUNGAN HIDUP
a. Mendesak Pemerintah melakukan penyelarasan di antara semua Undang-undang yang mengatur Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup agar tidak terjadi inkonsistensi dan tumpang tindih dalam pelaksanaannya guna mengatasi terjadinya bencana alam dan lingkungan hidup.
b. Mendesak Pemerintah mengupayakan penanganan dengan sistem dan manajemen yang tepat untuk mengatasi permasalahan illegal logging dan illegal fishing yang merugikan negara sekaligus mempercepat laju degradasi lingkungan.
c. Meminta Pemerintah berperan aktif dalam upaya mengatasi perubahan iklim global dengan segala dampaknya sekaligus mendorong optimalisasi peluang penerimaan negara dari penyediaan jasa lingkungan melalui fasilitas perdagangan karbon dunia.
Langganan:
Postingan (Atom)


