Pemuda Panca Marga adalah Organisasi kemasyarakatan Pemuda yang bersifat kekeluargaan dan merupakan wadah berhimpun bagi Putera-Puteri Veteran Republik Indonesia beserta keturunannya yang memiliki hubungan kesejarahan, aspirasi, dan koordinasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia dan merupakan bagian dari Keluarga Besar TNI / Polri ( macabppm.ponorogo@gmail.com )
Senin, 18 Februari 2013
TEMA HUT KE 32 PEMUDA PANCA MARGA
JAKARTA, 1 Februari 2013 ( BERITA PPM ) Peringatan HUT ke-32 Pemuda Panca Marga (PPM) tahun ini, mengusung tema, “Transformasi Paradigma Menuju Kebangkitan PPM”. Puncak acara ditandai dengan ziarah ke TMP Nasional Kalibata, dilanjutkan dengan acara syukuran di Auditorium Balai Sarbini, Gedung Veteran RI (Plasa Semanggi), Sabtu (9/2) mendatang.
Ketua Panpel HUT ke-32 PPM, Abdilah Karyadi, kepada pers di Jakarta, Jumat (1/2) menjelaskan, organisasi wadah berhimpun anak dan keturunan Veteran RI yang dikenal dengan nama Pemuda Panca Marga, resmi berdiri dan dibentuk pada tanggal 22 Januari 1981, di Pandaan, Jawa Timur. “Pemilihan tema peringatan HUT kali ini, bertolak dari keinginan untuk melakukan transformasi nilai-nilai kejuangan para kader PPM, dari sikap militansi seperti yang dikenal selama ini ke sikap intelektual”, ujar Karyadi yang juga menjabat sebagai salah satu ketua Pimpinan Pusat (PP). PPM. Menurut Karyadi, dalam berbagai kesempatan acara konsolidasi organisasi, Ketua Umum PP. PPM, H. Lulung AL, SH, telah mencanangkan dan selalu mengingatkan bahwa periode masa bakti kepengurusan PP. PPM 2011-2015 sekaligus merupakan era kebangkitan PPM. Karenanya, segenap jajaran PPM di seluruh tanah air, mendukung dan bertekad menyukseskan apa yang telah dicanangkan tersebut. Kegiatan ziarah dan acara syukuran, menurut rencana akan diikuti lebih kurang 1200 anggota Resimen Yudha Putra dari Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten, dengan kekuatan personel masing-masing 400 orang. Ziarah akan dipimpin oleh Ketua Umum PP. PPM, H. Lulung AL, SH dan diharapkan dihadiri para ketua PD. PPM seluruh Indonesia. Sementara pada acara syukuran yang dirangkaian dengan acara hiburan, diharapkan hadir sekaligus menyampaikan sambutan, Panglima TNI selaku Ketua Dewan Pembina PPM, Ketua Umum DPP LVRI dan para senior pendiri PPM. Menurut Karyadi, pimpinan KNPI Pusat dan OKP tingkat nasional juga diundang dalam acara ini. Selain itu, rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-32 PPM meliputi, forum dialog kebangsaan tgl 27 Februari 2013, di Jakarta, dengan tema, “Revitalisasi Konstruksi Kebangsaan” yang akan diikuti peserta/utusan, DPP LVRI, DPP KNPI, OKP Tingkat Nasional, PTN/PTS di Jakarta, para ketua PD. PPM, Ormas Tingkat Nasional, Parpol, kementerian dan sejumlah lembaga kajian politik/sosial. Di lingkup internal, akan digelar Diklat Kader Tingkat Madya X oleh PD. PPM Jabar yang akan diikuti selain wakil/utusan PC. PPM se-Provinsi Jawa Barat juga wakil-wakil dari PD. PPM seluruh Indonesia. Kegiatan acara lainnya berupa bakti sosial, selain ditujukan untuk para keluarga Veteran RI juga untuk kalangan masyarakat yang waktu dan tempatnya akan ditentukan kemudian. Sementara itu, kegiatan Fun Bike (sepeda santai) menurut rencana digelar bersamaan dengan peringatan Hari Kartini tanggal 21 April 2013 mendatang yang dipusatkan di lapangan Monas, Jakarta Pusat. (SS/Panpel).-
Rabu, 23 Januari 2013
Proposal Dialog Kebangsaan
REVITALISASI KONSTRUKSI KEBANGSAAN
I.
LATAR BELAKANG
Indonesia telah merdeka
67 tahun yang lalu. Banyak capaian yang telah diraih, namun masih banyak lagi
yang perlu diupayakan untuk membawa bangsa dan negara ini lebih maju dan sejahtera.
Pada era antara tahun 1980 – 1990, Indonesia mendapat julukan sebagai salah
satu Macan Asia karena pertumbuhan ekonomi yang sangat mengesankan,
keamanan sangat kondusif dan kegiatan investasi sangat signifikan. Saat
ini Indonesia juga mengalami kemajuan pesat terutama pasca reformasi dimana
Indonesia kini menjadi negara demokrasi tersebar ketiga di dunia. Namun cukupkah
dengan semua itu ?
Pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, para pejuang bangsa telah mengorbankan
jiwa dan raga mereka dengan cita-cita luhur tanpa pamrih mengharapkan bangsa
dan rakyat negara ini berdiri tegak maju dan sejahtera sejajar dengan
bangsa-bangsa lainnya di dunia. Dengan berbagai fenomena yang menimpa bangsa dewasa
ini tentunya pasti ada sesuatu yang sedang mengalami ancaman. Akankah bangunan Indonesia
dibiarkan terus terancam ?
Sebagai wadah berhimpun Anak dan Keturunan Veteran Republik Indonesia, Pemuda Panca Marga
merasa tergerak untuk menginisiasi suatu forum ilmiah dalam rangka menggali
serta merumuskan berbagai pemikiran anak bangsa dari berbagai komponen, sebagai
pengejawantahan dari rasa tanggungjawab tersebut. Dalam kerangka tersebut,
dialog ini diharapkan dapat menginisiasi langkah-langkah konkrit sebagai upaya
merevitalisasi konstruksi kebangsaan kita, sehingga pada tahun 2025
Indonesia dapat mengoptimalkan momentum bonus demografi yang dimiliki, serta pada akhirnya di tahun 2030 nanti
Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-7 di dunia.
II.
TUJUAN
1. Menemukenali
fenomena ancaman ril konstruksi kebangsaan Indonesia
2. Menggali
pemikiran-pemikiran inovatif yang berpeluang untuk lebih merekatkan konstruksi
kebangsaan Indonesia dalam berbagai pilar
3. Merumuskan
solusi cerdas dan efektif sebagai enerji integratif untuk membawa Indonesia
lebih maju dan sejahtera
III.
TEMA
Tema
Dialog Kebangsaan ini adalah : “REVITALISASI KONSTRUKSI KEBANGSAAN”
IV.
BENTUK
DAN MEKANISME DIALOG
Dialog
akan dilaksanakan dalam bentuk “Talkshow”. Masing-masing nara sumber
menyampaikan informasi, fakta, pemikiran, ide maupun gagasan secara langsung
kepada peserta dialog yang dipandu oleh seorang Moderator. Lalu lintas paparan
nara sumber dikelola oleh moderator dengan berorientasi kepada tema dialog. Setelah
nara sumber mengemukakan berbagai pemikirannya, selanjutnya dilakukan dialog
dengan peserta yang hadir. Paparan nara
sumber dan dialog yang dilakukan dengan seluruh peserta, akan dirumuskan
sebagai suatu kesimpulan dialog ini dan akan dipublikasikan secara tertulis.
V.
PEMBICARA/NARA
SUMBER
1.
Pewarisan Nilai-Nilai dan Semangat Perjuangan dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Kepada
Generasi Muda, oleh LetJen (Purn) Rais Abin, Ketua Umum DPP LVRI.
2.
Revitalisasi Konstruksi Kebangsaan Untuk Kelangsungan
Proses Demokrasi dan Pembangunan Bangsa
dan Negara, oleh DR. H.Marzuki Alie, Ketua DPR RI;
3.
Kondusivitas Atmosfir Kebangsaan Untuk Keberlanjutan
Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi, oleh DR (HC) Ir.M. Hatta Rajasa,
Menteri Koordinator Perekonomian RI;
4.
Rekonstruksi Nilai dan Semangat Kepahlawanan Pada
Kondisi Indonesia Kekinian, oleh Edy Prasetyono, S.Sos.,MIS, PhD,
Manager of Research and Publication Fakultas Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Indonesia;
5.
Toleransi dan Kecerdasan Multikultural Sebagai
Investasi Sosial Penguatan Kebangsaan, oleh Ir. Cahyo Kumolo, Tokoh Senior
Pemuda Panca Marga.
VI.
PESERTA
SEMINAR
1. Ketua
Umum, Wakil Ketua Umum dan Sekjen DPP LVRI (3 orang)
2. Ketua
Umum KNPI
3. Ketua
Umum DPP – OKP Tingkat Nasional (20 orang)
4. Rektor
Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Jakarta (10 orang)
5. Unsur
PP PPM (20 orang)
6. Ketua
PD – PPM Seluruh Indonesia (33 orang)
7. Pimpinan
Ormas Tingkat Nasional di Jakarta (15 orang)
8. Ketua
Umum Parpol (18 orang)
9. Kementerian
dan Lembaga Negara Terkait: Kemenlu, Kemendagri, Kemenparektiv, Kemensos, Kemeneg
LH, Kemenhan, Kemengpora, Kemenkominfo, Kementan, Mabes TNI, Mabes POLRI, BNN (12 orang)
10. Lembaga
Kajian: INDEF, CSIS, MEGAWATI CENTER, HABIBIE CENTER, ICMI (5 orang)
Seluruh
peserta dialog direncanakan lebih kurang 150 orang.
VII. WAKTU DAN TEMPAT
Dialog
kebangsaan ini akan dilangsungkan pada hari Selasa tanggal 27 Februari 2013 di Jakarta
Senin, 14 Januari 2013
22 JANUARI 2013 HUT PEMUDA PANCA MARGA KE 32
SEJARAH PEMUDA PANCA MARGA
Berawal dari keinginan putra-putri Veteran RI untuk menghimpun diri
dalam satu wadah organisasi yang tumbuh dan berkembang di berbagai
daerah / propinsi, antara lain di Sumatera Utara tahun 1966 dengan
mendirikan Kesatuan Anak-Anak Veteran RI (KAVRI), di Bali tahun 1971
mendirikan persatuan Persatuan Pemuda Panca Marga (P3M), dan di Jakarta
tahun 1978 mendirikan Ikatan Putra - Putri Veteran RI (IPVRI).
walaupun satu sama lain tidak mengadakan komunikasi timbal balik, namun
putra - putri Vetaran tersebut sama-sama mempunyai tekad untuk
meneruskan cita-cita perjuangan veteran RI mengisi kemerdekaan dengan
berkiprah dalam Pembangunan Nasional sebagai wujud pengamalan PAncasila.
Dalam Kongres III Legiun Veteran RI Tahun 1973 di agendakan pembahasan
tentang pembinaan dan pemdayagunaan potensi putra - putri Veteran RI
dalam satu wadah.
pentingnya menjajaki kemungkinan meningkatnya secara nasional adalah
ditinjau dari sudut kepentingan Pembangunan Bangsa, agar putra - putri
Veteran RI lebih terarah untuk berperan serta dalam Pembangunan Nasional
dan sebagai jembatan langsung dalam usaha mewarisi dan melestarikan
jiwa Semangat dan Nilai-nilai'45.
Kemudian gagasan untuk menjajagi kemungkinan tersebut diputuskan pada
Kongres IV LVRI tahun 1978 dengan mencantumkan beberapa PEMUDA PANCA
MARGA sebagai salah satu anak organisasi Legiun Veteran RI dalam Anggran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LVRI,dengan Keputusan Presiden RI Nomor
25 Tahun 1980 dan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga LVRI tahun
1983 dengan KEPRES No 61 Tahun 1984.
Sebagai lanjutan Pimpinan Pusat Legiun Veteran memprakasai
penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Paripurna di Jakarta tanggal 20 -
22 Januari 1981 yang dihadiri oleh para eksponen putra - putri Veteran
RI di daerah propinsi masing-masing.
Rapat Kerja para eksponen putra - putri Veteran RI itu bersepakat mendirikan organisasi PEMUDA PANCA MARGA yang berlingkup nasional dicetuskan pada tanggal 22 Januari 1981
dan membentuk Pimpinan Pusat ( Sementara ) PEMUDA PANCA MARGA di daerah
/ propinsi yang belum mendirikan organisasi PEMUDA PANCA MARGA serta
bertugas menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional ( MUKERNAS ) PEMUDA
PANCA MARGA tanggal 7 s.d 10 Nopember 1983 di Pandaan, Surabaya, Jawa
Timur.
Untuk lebih mempertegas keberadaan PEMUDA PANCA MARGA, dengan
persetujuan Legiun Veteran RI maka pada tanggal 22 Januari 1987 PEMUDA
PANCA MARGA meresmikan kemandiriannya dengan menempatkan penyesuaian
kedudukan Pemuda Panca marga menjadi Organisasi Kemasyarakatan yang
mandiri untuk berperan serta dalam :
- Mewarisi dan melestarikan Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai '45 ;
- Pembangunan Nasional ;
- Mengembangkan dan melaksanakan SISHANKARATA
Tanpa mengurangi kemandirian sebagai organisasi Kemasyarakatan, PEMUDA
PANCA MARGA yang berada dalam lingkungan Keluarga Besar ABRI menjalin
hubungan kesejahteraan aspirasi dan koordinasi dengan Legiun Veteran RI
serta berusaha untuk berhimpun dalam wadah pembinaan dan pengembangan
sejenis (Kepemudaan).
Oleh : MEKOBAS Sumber : Buku Saku PEMUDA PANCA MARGA 1989
Oleh : MEKOBAS Sumber : Buku Saku PEMUDA PANCA MARGA 1989
Minggu, 06 Januari 2013
Rabu, 26 Desember 2012
Pemuda Panca Marga Luncurkan Macan Loreng Gresik

GRESIK ( portalgresik.com ) – Para putra dan putri pejuang dan veteran di
Gresik yang tergabung dalam organisasi Pemuda Panca Marga (PPM), Minggu
(11/11) memperkenalkan Resimen Macan Loreng Gresik, di Wahana Ekspresi
Poesponegoro, Gresik.
Resimen Macan Loreng Gresik beranggotakan 35 orang, dibentuk PPM sebagai
tim relawan taktis yang siap diterjunkan setiap saat untuk kepentingan
sosial maupun bencana alam. Kebetulan anggota resimen Macan Loreng
Gresik tersebut juga merupakan jajaran pengurus PPM Gresik.
Pada acara tersebut sekaligus untuk melantik kepengurusan PPM Cabang
Gresik yang baru. Upacara pelantikan dipimpin Ktua PPM Jawa Timur,
Endang, dihadiri Muspida plus Kabupaten Gresik.
” Saya lihat Gresik dengan tampilan yang lebih greng baju doreng yang
baru tentu dengan semangat yang baru , bahkan banyak muncul wajah baru
dari generasi ke 3 yaitu cucu pejuang, ” Kat Endang dalam sambutannya
usai pelantikan.
Pada kesempatan yang sama, Komandan kodim 0817 Gresik Letkol (inf) Eko
Wibowo, dalam sambutannya berharap agar anak veteran ini ikut serta
menciptakan stabilitas sekaligus keamanan bagi masyarakat .
Selain pelantikan, PPM Gresik juga mengadakan fun bike yang diikuti
oleh masyarakat umum. Diberangkatkan dari WEP jam 06 dengan rute Jl
Pahlawan – Jl Akim kayat – Jl Usman sadar – Jl gub suryo – GKB – KIG –
Jl A yani – Jl JA Suprapto dan finis di WEP dengan memperebutkan hadiah
utama berupa motor.(ali/vet)
Rabu, 14 November 2012
Langganan:
Postingan (Atom)


